Berite Leman Australia (Sasak Language)

May 9th, 2009 by Ahmad

Assalam. Wow Australia memang luar biasa dalam membangun multikulturalisme di antara sesama warga di negara tersebut. Bayangkan di sini anda merasa seperti berada di Erofa, terkadang Asia, atau suatu hari anda bagaikan seperti di negara Piramid Mesir, Libanon, dan atau seperti di Istambul Turki. Luar biasa kan! tapi satu hal yang saya sayangkan pengetahuan mayoritas warga Australia terhadap Indonesia Rayaku tercinta sangatlah sedikit apalagi tentang penduduknya yang mayoritas muslim. Di sebuah sekolah elit yang bernama Braemar Catholic College, pada saat kami mengadakan diskusi/seminar, di mana pertanyaan sudah dikemas sangat bagus. Kami harus menjawab hampir 40 pertanyaan. Pada saat kami bertanya tentang pengetahuan terhadap Indonesia pada mereka (setara kelas II/III SMA), tidak tahu jawabnya. Untuk itu, Kami bertiga harus berdiri menggambar peta Indonesia dan menjelaskan lebih luas lagi.

Hal lain yang mengagetkan kami tentang negara yang dikenal multikultural ini adalah pengetahuan mereka secara umum terhadap Islam Indonesia. Mereka tahunya Islam Indonesia adalah Islam garis keras karena Bomm Bali, Konflik antaragama dan demo yang cenderung anarkis. Memang ada yang demikian, tapi kalau boleh saya petakan Muslim Indonesia adalah mayoritas yang jumlahnya melebihi 90%, dari jumlah penduduk yang mencapai lebih kurang 225 juta orang. Kalau dianalogikan ke seratus persen, maka Muslim Indonesia itu dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu satu persen garis keras, satu persen Liberal dan sisanya adalah Muslim Moderat. Namun kenapa dua kategori itu saja yang dikenal? inilah kelemahan promosi dari semua pihak. Media Australia lebih seneng melihat yang satu atau dua persen di atas dan mengabaikan yang mayoritas. Sangat disayangkan………….

Kabar dari negeri Kanguru

May 6th, 2009 by Ahmad

Asssalam, hari pertama saya ke Australia, pesawat Qantas yang membawa kami ternyata harus terhenti sejenak di udara (sekitar 20 menit) karena kemacatan di Bandara Sydney sehingga tidak bisa langsung mendarat. ternyata macet bukan hanya milik Jakarta tapi di Australia. namun demikian, di Australia setiap orang lebih tertib n patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas. kalau di jalan-jalan protokol sih sangat lengang dan teratur, sehingga membuat kita betah tinggal di sini. banyak hal yang dapat kita pelajari di Asutralia tapi saya akan tulis di blog berikutnya. thank.

Lombok is beautiful

May 1st, 2009 by Ahmad

Ass. I am Zaenuri From Lombok, saya adalah salah satu peserta program pertukaran tokoh muda muslim. saya berterima kasih kepada semua pihak terutama kedutaan Australia dan panitia program yang memberikan kesmpatan kepada saya untuk mengikuti program ini. trimas.

New Experience

April 23rd, 2009 by Ahmad

Hello Friends, saya sangat bangga bisa joint di blog ini, karena kalau tidak ke Australia sy tidak bisa ikutan di sini. Sy berterima kasih banyak buat Kedubes Australia dan juga semua panitia MAP yang berkenan memilih saya sebagai satu dari 10 peserta yang berangkat tahun ini. Trima kasih buat anda semua.

Hello world!

April 23rd, 2009 by Ahmad

Welcome to Myblogrepublika.com Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!