Assalam. Wow Australia memang luar biasa dalam membangun multikulturalisme di antara sesama warga di negara tersebut. Bayangkan di sini anda merasa seperti berada di Erofa, terkadang Asia, atau suatu hari anda bagaikan seperti di negara Piramid Mesir, Libanon, dan atau seperti di Istambul Turki. Luar biasa kan! tapi satu hal yang saya sayangkan pengetahuan mayoritas warga Australia terhadap Indonesia Rayaku tercinta sangatlah sedikit apalagi tentang penduduknya yang mayoritas muslim. Di sebuah sekolah elit yang bernama Braemar Catholic College, pada saat kami mengadakan diskusi/seminar, di mana pertanyaan sudah dikemas sangat bagus. Kami harus menjawab hampir 40 pertanyaan. Pada saat kami bertanya tentang pengetahuan terhadap Indonesia pada mereka (setara kelas II/III SMA), tidak tahu jawabnya. Untuk itu, Kami bertiga harus berdiri menggambar peta Indonesia dan menjelaskan lebih luas lagi.
Hal lain yang mengagetkan kami tentang negara yang dikenal multikultural ini adalah pengetahuan mereka secara umum terhadap Islam Indonesia. Mereka tahunya Islam Indonesia adalah Islam garis keras karena Bomm Bali, Konflik antaragama dan demo yang cenderung anarkis. Memang ada yang demikian, tapi kalau boleh saya petakan Muslim Indonesia adalah mayoritas yang jumlahnya melebihi 90%, dari jumlah penduduk yang mencapai lebih kurang 225 juta orang. Kalau dianalogikan ke seratus persen, maka Muslim Indonesia itu dapat dikategorikan menjadi tiga yaitu satu persen garis keras, satu persen Liberal dan sisanya adalah Muslim Moderat. Namun kenapa dua kategori itu saja yang dikenal? inilah kelemahan promosi dari semua pihak. Media Australia lebih seneng melihat yang satu atau dua persen di atas dan mengabaikan yang mayoritas. Sangat disayangkan………….